Onani Oh..
“Tanpa masturbasi rasanya seperti di neraka, namun setelah masturbasi, rasanya biasa saja.” – pecandu masturbasi..
menurut hemat saya, mengatasi kecanduan masturbasi adalah tidak menciptakan perang atau konflik terhadapnya.. juga tidak menganggap masturbasi sebagai dosa atau bukan dosa.. tapi menyadari dari segi manfaat dan bahagia..
Kita yang telah kecanduan pasti menyadari ada rasa tidak bahagia dan perasaan tidak enak setelah melakukan masturbasi. Mereka yang telah melakukan bertahun-tahun akhirnya menyadari bahwa mereka merasa telah terikat, dan mencapai titik kecanduan yang sulit lepas dan seolah2 menjadi seperti budak. Artinya kita tidak dapat lagi mengendalikan diri dan kehilangan akal sehat, bila perasaan horny muncul.
Mengapa muncul perasaan tidak enak ?
Dapat dipastikan sebagian besar pelaku masturbasi adalah berdasarkan khayalan, bukan realita. Jadi pada saat melakukan masturbasi, sang pelaku berkhayal dan bervisualisasi. Setelah selesai masturbasi, mereka menyadari semua itu hanya khayalan. Efek lainnya adalah konsentrasi dan daya pikir sang pelaku dalam kehidupan sehari-hari menjadi berkurang drastis, karena pikirannya yang cenderung sensual membuat ia sulit berpikir jernih. Ia telah menjadi budak, dan ini tentu saja tidak enak. Hawa nafsu telah mengontrol diri kita dan memerintah kita apa yang harus kita perbuat.
Apa yang dapat kita lakukan ?
Selama bertahun-tahun, aku menganggap masturbasi-onani-coli adalah sebuah dosa dan bukan dosa. Bagaimanapun aku bersumpah untuk tidak melakukannya lagi, aku tetap melakukannya. Aku terperangkap dalam dualitas ini, yang sebenarnya lebih penting bagiku untuk secara jernih melihat apa inti permasalahan. Bukan berdebat apakah itu dosa atau tidak dosa.
Mereka yang melakukan masturbasi dan kecanduan kebanyakan awalmulanya dipicu oleh perasaan “HORNY” tapi dalam kehidupan sehari-harinya kebanyakan dari mereka itu tidak bahagia, kesepian, stress, banyak tekanan, dan sejenisnya. Sehingga ingin mencari pelarian. Jarang sekali ada orang yang berbahagia melakukan masturbasi. Masa kecil yang tidak bahagia, trauma, juga bisa menjadi pemicu melakukan onani sebagai pelarian.
Langkah pertama adalah menyadari “mengapa saya masturbasi” ? temukan akar permasalahannya..
buat saya, akar permasalahannya saya adalah “karena saya tidak bahagia dan saya ingin bahagia, tapi aku tidak tau cara bahagia selain onani”
pada intinya juga, pengalaman hiduplah yang membuat aku menyadari, membawa aku ke tahap ini. Karena aku setelah berurusan dengan hal2 berbau seks, melakukan coli sendiri scr rutin, seks bebas, pornografi, coli bareng, mengintip orang, ke panti pijat, dioral secara rame2 dibioskop, seks di toilet umum, dll. Dan aku merasa tidak bahagia juga.
Di sisi yang lain kita perlu tau cara untuk mengrelease ( melepaskan ) energi seksual ini. Karena bagaimanapun bila energi seksual ini tidak tersalurkan, kita cenderung akan gelisah dan horny. Kita juga perlu untuk menemukan cara yang dapat meminimalisasi munculnya energi seksual, mengurangi pemicu energi seksual.
Saya ingin Anda sendiri menemukan jawaban untuk Anda sendiri. Karena jawaban untuk Anda bisa saja berbeda. Anda sendiri perlu kreatif dan berupaya untuk mengenal diri Anda sendiri.
Bila saya masih lajang, tetapi tetap belum bisa lepas dari kecanduan masturbasi, bagaimana donk ?
Well, saya tidak dapat menjawab untuk Anda. Tapi bila ini adalah kasus saya, pertama2 saya akan bilang :
“Accept who you are” – “Terimalah dan Cintai diri Anda sebagaimana adanya”
“Jangan merendahkan diri anda sendiri, Jangan menghakimi”
“Jangan menganggap masturbasi adalah dosa atau bukan dosa”
Lakukanlah masturbasi sebagaimana kita biasa melakukannya. Tapi kali ini dengan cara yang agak berbeda. Kita tidak melakukannya dengan khayalan, dan kita perlu berusaha untuk itu. Bole saja tetap bermasturbasi, tapi pikiran kita perlu untuk tidak terseret dalam khayalan / cerita skenario dalam pikiran kita. Sadari saja sepenuhnya apa yang sedang anda lakukan. Bila pikiran kita sudah cenderung berkhayal, maka sadari saja. Begitu seterusnya.. Dan juga anda tidak perlu membawa beban, bahwa tidak berhasil sadar berarti adalah dosa/salah. Tidak ada dosa di sini. Bila anda mau mengekspresikan untuk menyayangi diri anda sendiri misalnya mengelus dada, paha, pantat dsbnya , ya itu oke.
Tetapi lebih baik itu dilakukan dengan kesadaran dan tidak ada khayalan bahwa kita sedang melakukan dengan seseorang ( orang lain ). Tapi kita tau dan sadar itu dada kita, itu paha kita, itu pantat kita. Lakukan dengan santai, rileks dan tidak terburu-buru, dan lebih baik bila tidak mudah ejakulasi atau tidak ejakulasi.
Setidak2nya kita akan menyadari, dengan cara ini akan lebih baik buat mengrelease energi seksual daripada dengan khayalan. Pastikan waktu itu Anda mulai dengan perasaan rileks dan nyaman.
ini sebagai tambahan
cara2 yang dianggap dapat mengurangi pemicu energi seksual adalah :
- berpuasa dari daging hewan artinya tidak makan daging hewan. Memakan daging hewan, dapat memicu energi panas dan energi seksual dalam diri kita. Selain itu, kita cenderung gelisah, lebih mudah emosi dan sulit berpikir dengan tenang. Anda dapat membuktikannya sendiri.
- tidak banyak makan/minum yang dapat menimbulkan banyak energi panas, seperti cabe, bawang merah, alkohol, dan sejenisnya.
- kurangi makan berlebihan.
- menghindari zona2 / atmosfir yang tidak baik. Pornografi, tempat2 dan orang2 pemicu seks bebas, dan sejenisnya.
cara2 yang dianggap dapat mengrelease / melepaskan energi seksual :
- berhubungan badan “hanya” dengan orang yang kita cintai secara tulus. Ini sih semua orang sudah tau..
- pada dasarnya energi seksual juga adalah energi. Melakukan kegiatan fisik, seperti olah raga, lari2, bersih2, ngepel yang menguras keringat dapat mengurangi energi berlebih dalam diri kita.
- bersosialisasi. Ya, dengan mempunyai banyak aktivitasi sosialisasi, pikiran kita tidak akan cenderung sensual. Telpon teman anda, curhat dan keluar bersama juga bisa menjadi energy release yang baik.
- berbuat amal. Ya, berbuat amal kebaikan kepada orang yang membutuhkan adalah energy release yang sangat baik. Waktu dan tenaga Anda yang dikeluarkan tidak akan sia2, malah akan kembali dengan energy positif yang bahagia.
- jangan sampai nganggur, atau gak ada kerjaan. Lakukanlah sesuatu, walau anda tidak sedang ngapa2in. Bila anda benar2 sedang nganggur atau tidak sedang ngapa2in, misalnya nunggu di bis, Buang Air Besar, dll.. maka belajarlah untuk mengistirahatkan otak anda dan belajar untuk tidak berkhayal yang bukan2. Sering-sering menyadari aktivitas pikiran kita adalah kuncinya.
- Temukan sesuatu yang membuat Anda bahagia, nikmat.
Bagi yang mereka yang menyukai religi, berzikir dalam hati dalam segala aktivitas kita ( terutama yg cenderung sendirian ), pada saat nunggu bis, bawa mobil, kerja di depan komputer, makan, jalan2, dsbnya. Mereka yang merasakan ada hubungan dengan Tuhan dan memasrahkan segala2nya kepada-Nya, merasakan manfaat ini. Berzikir bukanlah intinya, yang penting adalah Anda merasakan energi Kasih dari Nya. Anda merasakan kehadiranNya dan anda tahu anda tidak sendirian di planet ini. Anda memasrahkan segala2nya berarti anda merelease energi anda kepadaNya dan membiarkanNya menukar dengan energi kasihNya. Tanpa zikir juga oke, selama anda merasakan energi kasihNya dalam diri Anda.
Selamat Berlibur…
Sumber :
http://tymask.wordpress.com

















(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
aman?
(maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
(maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
(maaf) izin mengamankan KEEMPAT dulu. Boleh kan?!
(maaf) izin mengamankan KELIMAAAAAXXXXXZZZ dulu. Boleh kan?!
LEMEEEEEZZZZZZZZZZ
Lanjuuuuttttttt…
dooooooooooooooooooh
sampe kelimaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxxxzzz
iyaaa saya juga engga nahan
kelimaaaaaaaaaaaaaaaaaxxzz
Ooooooo… naniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..
Waaaakkkaaakkkkaakkk
(maaf) izin mengamankan KEENAM dulu. Boleh kan?!
SAYA GAK PAHAM BABAR BLAAAAAAS.
MAKLU BELUM CUKUP UMUR
(maaf) izin mengamankan KETUJUH dulu. Boleh kan?!
GAK PAHAM…
(maaf) izin mengamankan KEDELAPAN dulu. Boleh kan?!
BELUM CUKUP UMUR
Amaaaannnnnn
(maaf) izin mengamankan KESEMBILAN dulu. Boleh kan?!
(maaf) izin mengamankan DOUBLE KELIMAAAAAXXXZZ dulu. Boleh kan?!
Amaaannn
lanjuuuttt
(maaf) izin mengamankan KESEBELAS dulu. Boleh kan?!
(maaf) izin mengamankan KEDUA BELAS dulu. Boleh kan?!
(maaf) izin mengamankan KETIGA BELAS dulu. Boleh kan?!
(maaf) izin mengamankan KEEMPAT BELAS dulu. Boleh kan?!
(maaf) izin mengamankan TRIPLE KELIMAAAAAXXXXZZ dulu. Boleh kan?!
Maaf ijin kelimax dulu. Amang
Olo..
Maaf ijin ke4bls g abang..
Izin Coli











Lemes Kang Dadang
Kikkkiikkkkkk
Ijin k5bls aman.
Izin Enak









Nambah enak kang








Ijin 100..hahahahaha.. Salam pak dadang..:-D:-D
sakit saya jadi sembuh kang habis lihat postingan ini kang
lagi ah
oh malam minggu yang asyik
Maaf Kang Dasir…
wowww….Oh nani….
lanjut Gaann…..
Wakkaaakkkk
Anak kecil gak boleh ikutan…
Kadung udah kepergok.
Wakkkaakkkkaak
mas dadang kok url ku g di pasang hiks hiks, kan mas yang minta buat tukeran link
hiks hiks (sedih mode on)
Pelan-pelan nengok yah…maklum secara acak …nama Anda Terpampang di link sahabat ok…
HHmm……. Pengalaman saya pribadi juga nich….
ALhamdulillah bisa mendapatkan pencerahan
Akuuuurrrr
apa benar ya pernah baca 99 persen pria pernah onani? kalau wanita bagaimana ya
Ya..beda-beda tipis lah..
Wakkkaaakkkkk
Makesudnya apa yang beda tipis ? dan tipis-tipis ?
Kain yang tipis…
Selamat pagi semua, Selamat Berakhir Pekan, Have a Nice Weekend, God Bless You, salam ruang hati
klu wnita,bgmn cara onaninya Kang???
prlu dktahui jg tuh….
wkwkwkwkwkwk
artikel yang bagus kyknya semua orang pernah mengalaminya….
So Nais so good,,,
Pasti dah…
gak papa kalau sesekali tapi jangan tiap hari.
ho oh kang
^.^
hooo ooooh kang!!!
hhhooooooooooo ooooooooohhhhhh kang!!
Wakkkaakkkkk
Assalamu’alaikum
Salam Takzim
Izin onani
Salam Takzim Batavusqu
Wassalam
JUDULNYA …………. WAOW ….WAOW ….WAOW ….WAOW ….
Bikin :
Mau Ikutan…….
Oh yes Oh No, Oh yes oh No, Oh oh oh.. Oalah tur.. tur..
Wakkaaaakkaaakk
onani….oh emang sulit di cegah bagi yang kecanduan…
INFO MOBIL | INFO ALAT KOMPUTER | INFO ASURANSI | TOKO KOMPUTER
Ya..biar panjang umur..katanya
kirain tulisan dangstar, hehe…
he..heee..he..
Topik yang tidak pernah luntur yang berkaitan dengan seksual.. Ada beberapa advis untuk pencegahan penyakit menular, onani termasuk “aman”, tidak menimbulkan impotensi (konon kalo keseringan kemungkinannya gangguan prostat). Hanya lebih baik tidak dilakukan (padahal aku paling sering hi hi hiks). Menurut ajaran agama juga dilarang sebab termasuk “zinah pikiran”. Solusinya: alat sex yang paling utama adalah “otak”, jadi isi dan menej otak kita untuk hal-hal lain diluar sex.. gitu kata para pakar mah kang.. Salam dari Kuningan yang adem sedikit gerah…
Ohhhh, tapi kayak onani hal lumrah, ora opo-opo. Swalayan kan bagus juga.
setuju Om
gak ikutan ah, blm cukup umur …
He.he..he
Izin Enak









Nambah enak kang








pisssssssssssssssssssssssssssssss
oh yessssssss
pissssssssssssssss









Izin Enak
Nambah enak kang









tidaaaaxxxxxxxxxxxxxxxx
tidaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxxxxxxxxxxx
yesssssssssssssssssss
Makanya nikah Kang
Hehehe……..
Kunjungi juga blog saia yang lainnya di http://rizaherbal.wordpress.com/
iya bro…
makanya nikah…
onaninanuninonenannini…
onananinniin
hhheheheh
yang sulit sekarang ini justru yang banyak terjadi adalah onani popularitas…
waahaha… salut dah ama yg nulis itu
bener2 pengakuan yg polos
gak ada tedeng aling2..
blak2 an abizzz…
doh, numpang nyepam saja daripada ndak komen sama sekali. belum cukup umur gan
oh onani keke, sorry maksudnya o inanikeke….
Ke kekekeeeekkk
Maaf bang Dadang, izin penutup, boleh Kaaan?
no komeng daah. kalau nt komeng bakalan panjang banget.
he.he.he.
wah aku belum cukup umur nich.
jalan2 aja ahh
Asik bener bacanya
Ada ya Kang coli bareng?…
mungkin buat para bujangan, solusi paling tepat adalah men-segerakan menikah…
Jadi ingat beberapa tahun lalu sempat kecanduan…
Makasih Kang sudah mengingatkan…. kalau ingat kenapa sampai kejadian begitu, akibat pergaulan yang salah… coba dari kecil tak pernah mendengar istilah ini, karena mendengar ini jadilah ingin mencoba… Masih ingat engga Kang sensasi pertama yang dirasakan?… saya masih ingat lho, dan tak akan pernah lupa…
Wakkaaakkk pastiii
tutup mata sambil koment, masih kecil
kang dadangstars ada award untuk anda, diambil yach (^.^)
wah… ini merupakan salah satu kebutuhan atau pelarian ya…
tp setelah baca artikelnya jadi tambh tahu caranya..(mengatasinya)
oooo… gitu ya… (sok ngerti, padahal masih hijau…)
btw alamendah ngebom pertamax tuuh…
hahaha…
He..he.heeee
Ikuuuuuuuuttttttttt……………………….
hahaha………
Boleh kan bang???????
hahaha……
Dilarang ikutan…..!!!!!
hehe….
Baca lagi ah….
Makasih bro……
Lanjutttt Mas Bendol
Salam kenal.
Secara psikologis, kepuasan lewat onani/masturbasi jelas digolongkan deviasi seksual, karena objeknya hanya dalam fikiran. Kebutuhannya pun tidak jelas, walaupun dalam kehidupan sosial masih dinilai ‘normal ketimbang memperkosa anak orang atau main ama PSK’.
Menghentikannya jelas bukan pekerjaan gampang. Bahkan di medis, dibenarkan vasektomi bagi mereka yang tidak bisa sama sekali menghentikan kecanduan onaninya. Padahal onani ini tidak jelas mau memuaskan apa dan kenapa. Lha wong objeknya saja gak ada!
Cara menghentikannya mudah :
Buang segala istilah masturbasi / onani / coli atau apalah dari dalam fikiran. Lupakan istilah itu. Lupakan benar2. Istilah itu tidak perlu ada. Tak perlu diingat2. Tidak perlu dikaji. Tidak perlu ditelaah lebih jauh lagi. Sekali lagi, lha wong objeknya saja ga ada! Kalo ternyata objeknya ada, ngapain onani? Itu saja.
Kenal kembali Gan.thanks atas masukannya
Obat yg mujarab cuma satu: menikah!